Ikhtiar Mengetuk Pintu Langit, SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya Gelar Sholat Istisqa Berjamaah

Share

Facebook
WhatsApp
Telegram

Thariq.sch.id- Musim kemarau panjang yang melanda berbagai wilayah di Indonesia tahun ini dampaknya kian terasa. Mulai dari krisis air bersih, kekeringan lahan pertanian, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan ribu hektar. Menghadapi kondisi tersebut, keluarga besar SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya menggelar Sholat Sunnah Istisqa (sholat meminta hujan) pada Jumat pagi (11/09/2026) di lapangan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 07.45 WIB ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6, dewan guru, serta staf karyawan. Turut hadir pula Kepala Sekolah SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, Ibu Novita Mayasari, M.Pd., bersama para guru yang sigap membantu merapikan barisan shaf jamaah.

Istisqa 1

Khusyuk Memohon Rahmat di Tengah Teriknya Pagi

Persiapan shaf dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Antusiasme siswa terlihat saat mereka membawa perlengkapan sholat masing-masing menuju lapangan. Suasana pagi yang cerah namun terasa terik justru menambah kekhusyukan jamaah dalam memohon rahmat Allah SWT.

Bertindak sebagai imam adalah Ust. Soimun, Lc. dan khutbah dipimpin oleh Ust. Hendro Agung Bisono, Lc. Dalam khutbahnya, Ust. Hendro menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya berserah diri kepada Allah SWT di kala ujian kekeringan melanda. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar dan bertaubat sebagai syarat utama dikabulkannya doa.

“Sholat Istisqa ini adalah bentuk ikhtiar kita, selain usaha-usaha fisik yang telah dilakukan. Kita mengajarkan kepada anak-anak sejak dini untuk selalu bergantung kepada Allah SWT. Apapun masalahnya, mintalah pertolongan-Nya,” ungkap Bapak Indra Santoso, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Momen Haru dan Penuh Harap

Puncak kegiatan terjadi saat pembacaan doa khusus meminta hujan yang dipimpin oleh khatib. Seluruh jamaah menengadahkan tangan dengan penuh harap, mengamini setiap bait doa yang dipanjatkan. Suasana haru menyelimuti lapangan—beberapa siswa dan guru bahkan meneteskan air mata, larut dalam kekhusyukan memohon turunnya hujan yang bermanfaat.

Meski hujan belum turun saat pelaksanaan, pihak sekolah tetap optimistis doa yang dipanjatkan akan diijabah oleh Allah SWT pada waktu yang tepat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tertib pada pukul 07.45 WIB. Setelahnya, para siswa melanjutkan agenda Bina Pribadi Islam (BPI) secara general yang dipimpin oleh Pak Dimyat dan Bu Zahroh.

Semoga ikhtiar spiritual ini menjadi ladang pahala, mendatangkan keberkahan, serta memicu turunnya hujan rahmat bagi seluruh makhluk bumi. Aamiin.

Kontributor : Indra Santoso, S.Pt (Wakil Kepala SDIT TBZ Jatimulya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1000 siswa baru telah terdaftar !