Thariq.sch.id- Sebagai bentuk implementasi proyek pembelajaran murid kelas 5 dan 6, SDIT Thariq Bin Ziyad (TBZ) Jatimulya sukses menggelar kegiatan Rihlah Ilmiah. Mengusung tema “Science & Creativity Journey: Belajar, Berkarya, dan Berinovasi”, kegiatan ini diikuti sebanyak 241 murid dengan pendampingan dari 18 guru pembimbing.
Perjalanan edukatif ini menyasar dua lokasi utama di Jawa Barat, yakni UPTD Pengembangan Sentra Keramik Plered di Purwakarta serta Science Center Soreang (SCS) di Kabupaten Bandung.







Plered Exploration: Mengolah Tanah Liat, Mengasah Kesabaran
Rombongan berangkat pada pagi hari dari titik kumpul di Depsos Bekasi menuju destinasi pertama, UPTD Pengembangan Sentra Keramik Plered, Purwakarta.
Dalam sesi Plered Exploration, para murid mengajak diri mengenal lebih dekat sejarah keramik lokal. Tidak hanya belajar teori, anak-anak juga berkesempatan mempraktikkan langsung seni olah tanah liat menjadi keramik. Aktivitas ini dirancang untuk melatih ketelitian, kreativitas, serta kesabaran murid dalam menghasilkan sebuah karya seni. Menariknya, seluruh hasil kerajinan tanah liat yang dibuat bisa dibawa pulang oleh masing-masing siswa sebagai kenang-kenangan karya kreatif mereka.
Science Exploration: Belajar Sains Modern secara Interaktif
Usai berkegiatan di Purwakarta, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Science Center Soreang (SCS), Kabupaten Bandung. Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan salat berjamaah serta sesi foto bersama per kelas yang didampingi oleh wali kelas dan pimpinan sekolah.
Kegiatan kemudian berlanjut ke agenda utama, Science Exploration. Di sini, para murid mengikuti workshop percobaan sains serta mengeksplorasi berbagai wahana interaktif berbasis sains dan teknologi modern. Mereka mempelajari prinsip-prinsip sains dasar hingga terapan melalui peragaan langsung yang interaktif dan menyenangkan. Pengalaman belajar ini makin lengkap saat para murid menikmati pemutaran film empat dimensi (4D) yang memicu rasa ingin tahu serta semangat berinovasi.
Menumbuhkan Generasi Kritis dan Kreatif
Rangkaian Rihlah Ilmiah diakhiri dengan perjalanan kembali ke Bekasi. Seluruh agenda kegiatan dari awal hingga akhir berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.
Melalui Rihlah Ilmiah ini, SDIT TBZ Jatimulya berharap para murid kelas 5 dan 6 dapat mengasah kreativitas seni budaya lokal sekaligus menumbuhkan literasi sains, daya kritis, dan minat berinovasi secara langsung di lapangan.
Kontributor : Mochamad Ahyar, M.Pd (Guru SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya)




