Thariq.sch.id- Prestasi gemilang di tingkat internasional kembali diukir oleh peserta didik dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) Thariq Bin Ziyad (TBZ). Kali ini, dua siswa dari unit SMAIT TBZ Boarding School berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali perunggu pada ajang bergengsi International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) 2025.
Dua peserta didik tersebut yaitu Byantara Nadhif Arkana, siswa Kelas 11, dan M. Ihsan Qalbi Wijaya, siswa Kelas 12. Keduanya menunjukkan kompetensi dan daya saing yang luar biasa dalam kompetisi kimia terapan yang diikuti oleh pelajar dari berbagai negara. Byantara dan Ihsan meraih medali perunggu pada babak grand final IAChO 2025 yang berlangsung tanggal 25-28 September 2025 di Savoy Homan Hotel, Bandung, Jawa Barat.
Mengenal Ajang IAChO 2025
International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) merupakan sebuah kompetisi kimia terapan tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS). Ajang ini mendapatkan dukungan penuh dari lembaga-lembaga kredibel seperti SEAMEO QITEP in Science (SEAQIS) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.
IAChO dirancang tidak hanya untuk menguji pemahaman teoretis siswa terhadap ilmu kimia, tetapi juga mendorong mereka untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam memecahkan masalah-masalah nyata di dunia. Kompetisi ini berfokus pada isu-isu krusial global, seperti energi bersih, kesehatan, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan.
Lebih dari sekadar kompetisi, IAChO menjadi wadah bagi para pelajar cemerlang dari seluruh dunia untuk bertemu, berbagi ide, serta belajar dari perbedaan budaya dan pendekatan ilmiah. Hal ini secara langsung dapat memperluas wawasan dan membangun jaringan ilmiah mereka di tingkat global.
Harapan dan Apresiasi
Pihak sekolah dan seluruh sivitas akademika SIT TBZ menyambut gembira pencapaian ini. “Barakallah fiikum ananda Byantara dan Ihsan atas prestasi yang telah diraih,” demikian ungkapan syukur dari pihak sekolah.
Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah medali, tetapi juga menjadi penyemangat bagi keduanya untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang kimia. Lebih jauh lagi, semoga pengalaman berkompetisi di tingkat internasional ini dapat membentuk pola pikir kritis dan ilmiah yang akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menyelesaikan berbagai tantangan di dunia nyata kelak.
Selamat kepada Byantara Nadhif Arkana dan M. Ihsan Qalbi Wijaya! Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan pembinaan yang terus menerus, peserta didik SIT TBZ mampu bersaing dan unggul di kompetisi akademik tingkat nasional dan internasional.




