Kucing Menjadi Hewan Peliharaan Favorit Di Asia, Indonesia Posisi Pertama.

Share

Facebook
WhatsApp
Telegram

Thariq.sch.id- Kucing merupakan salah satu hewan yang paling sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari, baik yang hidup liar di sekitar lingkungan rumah maupun yang dipelihara secara khusus. Walaupun sebagian orang mungkin merasa takut, terganggu, atau bahkan jijik, tidak sedikit pula yang jatuh cinta pada pesona mamalia kecil ini. Dalam ajaran Islam, kucing memiliki kedudukan istimewa karena dikategorikan sebagai hewan yang bersih dan suci (thahir).

Kebiasaan Alami Kucing yang Menjaga Kebersihannya

Predikat bersih pada kucing bukan sekadar anggapan. Secara ilmiah dan perilaku, kebersihan tubuh kucing dapat dibuktikan melalui berbagai kebiasaan alamiah yang mereka lakukan setiap hari:

  • Menjilati Bulu (Self-Grooming): Kucing menghabiskan banyak waktu untuk menjilati seluruh bagian tubuhnya demi menjaga bulu tetap bersih dan bebas kotoran.
  • Mencuci Muka: Untuk membersihkan area wajah yang tidak bisa dijangkau lidah, kucing membasahi telapak kakinya dengan air liur lalu mengusapkannya secara telaten ke area muka.
  • Menimbun Kotoran: Kucing memiliki naluri alami untuk mengubur kotorannya menggunakan pasir atau tanah demi menjaga kebersihan lingkungan dan menyembunyikan bau.
  • Memisahkan Area Makan dan Kotoran: Secara instingtif, kucing enggan membuang kotoran di dekat lokasi tempat makan dan minumnya.
  • Saling Membersihkan (Allogrooming): Ketika berada dalam lingkungan yang aman, sesama kucing sering kali saling membersihkan bulu sebagai bentuk ikatan sosial sekaligus menjaga kebersihan area yang sulit dijangkau sendiri.

Naluri Keibuan (Maternal Instinct) yang Kuat

Selain memiliki kebiasaan menjaga kebersihan diri, kucing—khususnya induk betina—terkenal mempunyai naluri keibuan yang sangat kuat. Kasih sayang dan perhatian seorang induk kucing tercermin dari beberapa hal:

  1. Protektif dan Waspada: Induk kucing akan selalu bersiap menjaga anak-anaknya dari potensi bahaya dan tidak ragu memindahkan mereka ke tempat yang lebih aman.
  2. Pengasuh yang Telaten: Induk kucing sangat sabar dalam menyusui dan merawat anak-anaknya sejak baru lahir.
  3. Rutin Menjaga Kebersihan Anak: Induk kucing akan secara berkala menjilati tubuh anak-anaknya untuk memastikan mereka tetap bersih dan merasa hangat.

Dari Sahabat Nabi hingga Hewan Peliharaan Terpopuler

Dengan berbagai kelebihan tersebut—baik dari segi kebersihan maupun perilakunya—sangat wajar jika kucing menjadi salah satu pilihan utama hewan peliharaan keluarga. Kedekatan manusia dengan kucing bahkan sudah tercatat sejak zaman dulu. Salah satu sahabat Nabi Muhammad ﷺ, yaitu Abu Hurairah, sangat dikenal dengan julukannya yang berarti “Bapak para kucing” karena kecintaannya yang begitu besar pada hewan ini.

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ

Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita. ” (HR. At Tirmidzi, Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Malik. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil no. 173 mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Popularitas kucing sebagai hewan peliharaan pun terbukti secara statistik di era modern. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Rakuten Insight dengan melibatkan sekitar 100.000 responden secara acak di Asia, terungkap data menarik mengenai tingkat kepemilikan kucing:

Baca juga : Resmi Dibuka, LPIT Thariq Bin Ziyad Sambut SPMB TP 2027–2028 dengan Inovasi Platform DMS

Kepribadiannya yang mandiri, kebiasaan hidupnya yang resik, serta dorongan kasih sayangnya yang besar menjadikan kucing bukan sekadar hewan peliharaan, melainkan teman setia yang menghangatkan suasana di rumah.

Sumber : Rakuten Insight, Laman Rumaysho.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1000 siswa baru telah terdaftar !