Thariq.sch.id- Rangkaian ajang Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-6 yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) resmi berakhir pada 18 Oktober 2026. Dalam babak final tingkat nasional tersebut, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Thariq Bin Ziyad sukses memboyong perolehan medali dan penghargaan, baik dari kategori siswa maupun guru.
Sinergi Prestasi Siswa dan Pendidik
Pada kategori murid, SDIT Thariq Bin Ziyad (TBZ) Pondok Hijau Permai (PHP) berhasil meraih medali perak dan perunggu yang dipersembahkan oleh dua siswanya di babak final. Capaian ini menegaskan komitmen sekolah dalam membina potensi dan nalar sains para murid sejak dini.
Tidak kalah membanggakan, jajaran tenaga pendidik dari SDIT TBZ Jatimulya juga mengukir prestasi pada ajang OGS ke-6. Kompetisi guru tingkat nasional ini berlangsung cukup ketat karena diikuti oleh 200 guru dari berbagai sekolah se-Indonesia. Dua guru sains SDIT TBZ Jatimulya yang sukses menembus jajaran peserta terbaik adalah:
- Atikah Luthfiyani, S.Si. — Guru sains lulusan Sarjana Biologi Universitas Indonesia (2018–2023) yang berhasil meraih Medali Perunggu.
- Asma Khoirunnisa, S.Si., S.Pd. — Berhasil melangkah hingga babak akhir dan ditetapkan sebagai Finalis OGS ke-6.
Baca : Dari Berbagai Penjuru Indonesia, Ribuan Siswa dan Guru Bertemu di Final KSNR-8 dan OGS-6
Baca : SDIT TBZ Pondok Hijau Permai Raih Medali Perunggu pada Final KSNR 8
Ruang Pengembangan Kompetensi Pembelajaran
Ajang KSNR dan OGS yang digagas KPM ini bukan sekadar kompetisi, melainkan menjadi ruang strategis untuk mengembangkan kompetensi para guru. Pengalaman serta wawasan yang diperoleh para pendidik selama kompetisi diharapkan dapat diterapkan langsung dalam proses belajar-mengajar di kelas, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran sains yang lebih berkualitas dan interaktif.
Selamat dan sukses atas raihan prestasi para murid SDIT TBZ PHP serta guru-guru SDIT TBZ Jatimulya. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah, orang tua murid, mitra pendidikan, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.
Sumber : Laman Klinik Pendidikan MIPA (KPM)




