Thariq.sch.id- Nabi Idris a.s adalah salah satu turunan Nabi Adam a.s. Beliau sangat hobi belajar sehingga diberi nama Idris yang berasal dari kata “tadris” yaitu Belajar. Nabi Idris a.s lahir semasa dengan Nabi Shit yaitu saat tahun ke 600 usia Nabi Adam a.s. Nabi Idris a.s tidak banyak disebutkan namanya dalam Al-Qur’an, namun namanya disebutkan dalam surat Maryam : 56-57
وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِدْرِيْسَۖ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيْقًا نَّبِيًّاۙ ٥٦ وَّرَفَعْنٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا ٥٧
Ceritakanlah (Nabi Muhammad kisah) Idris di dalam Kitab (Al-Qur’an). Sesungguhnya dia adalah orang yang sangat benar dan membenarkan lagi seorang nabi. Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
Nabi Idris a.s diutus oleh Allah Swt untuk berdakwah di kota Babilonia (Irak). Selama berdakwah di Babilonia, tidak banyak yang menerima dakwah Nabi Idris a.s sehingga Allah Swt memerintahkan Nabi Idris a.s untuk pindah ke Mesir.
Selama di Mesir, Allah Swt membuka jalan bagi Nabi Idris a.s untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Salah satunya yaitu menemukan tata cara menulis. Karena rajinnya Nabi Idris a.s dalam menulis, Allah Swt mewahyukan kepada Nabi Idris bahwa beliau akan memanen pahala dari semua orang yang berbuat kebaikan dimuka bumi ini.
Dengan janji Allah Swt kepadanya, Nabi Idris a.s semakin bersemangat dan beliau meminta kepada malaikat Jibril agar dipertemukan dengan Allah Swt untuk meminta dipanjangkan umurnya supaya bisa berbuat kebaikan lebih banyak lagi. Kemudian malaikat meminta izin kepada Allah Swt dan membawa Nabi Idris a.s menuju langit ke empat dari tujuh lapis langit dalam al-Qur’an.
ٱلَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ طِبَاقًا ۖ مَّا تَرَىٰ فِى خَلْقِ ٱلرَّحْمَٰنِ مِن تَفَٰوُتٍ ۖ فَٱرْجِعِ ٱلْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِن فُطُورٍ
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (QS. Al-Mulk : 3)
Ketika sampai dilangit ke empat, malaikat yang membawa Nabi Idris a.s bertemu dengan malaikat maut. Kemudian malaikat maut itu berkata bahwa ia akan mencabut nyawa Nabi Idris a.s di langit ke empat dan kemudian Allah Swt mewafatkan Nabi Idris a.s di langit ke empat. Hal ini sesuai dengan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw dalam hadis shahih bahwa beliau bertemu dengan Nabi Idris a.s dilangit keempat.
Baca : Hikmah Ramadan : Puasa Umat Terdahulu (Bagian 2), Nabi Nuh a.s Berpuasa Asyura.
Baca : Hikmah Jum’at : 8 Lelah yang Di Cintai Allah
Salah satu amalan dalam hidup Nabi Idris a.s yang tidak pernah putus adalah shoum dhar (Puasa Dahr) yaitu puasa sepanjang tahun kecuali hari-hari yang diharamkan. Beliau konsisten melakukan puasa ini sebagai wujud pengabdian kepada Allah Swt. Bahkan setelah berbuka, beliau melanjutkan malamnya dengan sholat hingga terbit fajar.
Sumber : Kisah-kisah Dakwah Dalam Al-Qur’an




