Dampak Emosi Orang Tua terhadap Psikologi Anak: Sorotan Seminar Parenting SDIT TBZ Jatimulya

Share

Facebook
WhatsApp
Telegram

Thariq.sch.id- Melanjutkan semangat untuk membangun ketahanan keluarga, Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) SDIT TBZ Jatimulya sukses menyelenggarakan seminar parenting bertajuk “Mengelola Emosi yang Akan Menghadirkan Rasa Aman untuk Anak”.

Acara yang berlangsung di Hotel Aston Imperial and Conference, Kota Bekasi, pada Sabtu (7/2/2026) ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta, mulai dari orang tua murid, guru, hingga karyawan SDIT TBZ Jatimulya. Agenda ini menyusul kesuksesan seminar serupa yang sebelumnya dilaksanakan oleh unit Pondok Hijau Permai (PHP).

Seminar Parenting 2026 JTM (1)

Rumah Aman, Anak Tenang

Seminar tahun ini menghadirkan psikolog ternama, Intan Erlita, M.Psi., sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, Intan menekankan bahwa menjadi orang tua adalah amanah sekaligus ladang pahala yang besar, namun penuh dengan ujian harian yang menguras fisik dan mental.

Jika emosi tidak dikelola dengan baik, dampaknya akan langsung terasa pada pola asuh dan interaksi dengan anak. Untuk mewujudkan rumah yang Baiti Jannati (Rumahku Surgaku), orang tua harus menjadi sosok yang memberikan rasa aman.

Intan juga mengingatkan para orang tua bahwa anak adalah “peniru yang ulung, bukan pendengar yang baik.” Ledakan amarah orang tua tidak hanya menular, tetapi juga memicu hormon kortisol (stres) pada anak. Kondisi rumah yang tegang memaksa otak anak masuk ke dalam mode “bertahan hidup,” sehingga mereka tidak dapat belajar secara maksimal.

Metode STOP: Kunci Mengelola Amarah

Sebagai solusi praktis, Intan Erlita membagikan metode STOP bagi orang tua untuk mengendalikan diri sebelum bereaksi terhadap perilaku anak:

  • S (Stop): Berhenti sejenak saat emosi mulai memuncak.
  • T (Take a Breath): Tarik napas dalam untuk menenangkan sistem saraf.
  • O (Observe): Amati apa yang memicu kemarahan (apakah benar karena perilaku anak atau karena kelelahan diri sendiri).
  • P (Proceed): Lanjutkan respons dengan kondisi yang lebih tenang.

Ajang Silaturahmi dan Berbagi

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan bakat dari peserta didik SDIT TBZ Jatimulya yang memainkan alat musik pianika secara harmonis. Selain edukasi, Event ini juga menunjukkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak asuh yang dikelola oleh POMG.

Ketua POMG SDIT TBZ Jatimulya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga terlaksananya acara ini. Ia berharap ilmu yang didapat orangtua nantinya tidak hanya menjadi teori, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Insya Allah ilmu ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mengelola emosi. Dengan hadirnya rasa aman di rumah, anak-anak kita akan dapat belajar dengan baik dan meraih prestasi yang gemilang.

Kontributor : Sahri Romadhon, Lc, Zainal Arifin, S.Ag (Guru SDIT TBZ Jatimulya), POMG SDIT TBZ Jatimulya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1000 siswa baru telah terdaftar !