Menyelami Hari Pustakawan Nasional: Sejarah, Peran Modern, dan Pilihan Kampusnya

Share

Facebook
WhatsApp
Telegram

Thariq.sch.id- Setiap tanggal 7 Juli, Indonesia memperingati Hari Pustakawan Nasional. Peringatan tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah bentuk apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi para pustakawan di seluruh penjuru Tanah Air. Momen ini juga menjadi pengingat penting bagi kita semua mengenai peran vital pustakawan dalam merawat, menyebarkan ilmu pengetahuan, dan membangun budaya literasi masyarakat.

Jejak Sejarah dan Dasar Hukum

Pemilihan tanggal 7 Juli sebagai Hari Pustakawan Nasional merujuk pada sebuah peristiwa bersejarah dalam dunia kepustakawanan Indonesia.

Pada 7 Juli 1973, diselenggarakan Kongres Pustakawan pertama di Ciawi, Bogor. Dalam kongres tersebut, para perintis sepakat untuk mendirikan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) sebagai wadah tunggal resmi bagi para pustakawan di Tanah Air.

Untuk memperkuat kedudukan profesi mulia ini, pemerintah secara resmi menetapkan dasar hukum peringatan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 81/M/2025.

Lebih dari Sekadar “Penjaga Buku”

Seiring perkembangan teknologi, profesi pustakawan telah mengalami transformasi besar. Di era modern ini, seorang pustakawan tidak hanya bertugas menata buku di rak. Jurusan Ilmu Perpustakaan kini membekali mahasiswa dengan keahlian yang sangat relevan dengan kebutuhan industri digital, antara lain:

  • Manajemen Informasi: Mengelola data dan informasi agar mudah diakses.
  • Literasi Digital: Membantu masyarakat memilah informasi yang valid di internet.
  • Kearsipan (Archiving): Menjaga dan melestarikan dokumen penting, baik fisik maupun digital.

Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Ilmu Perpustakaan Terbaik

Bagi Sahabat Thariq yang tertarik untuk terjun ke dunia kepustakawanan dan sains informasi, beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia menyediakan program studi ini dengan keunggulannya masing-masing:

  • Universitas Indonesia (UI): Menyediakan program studi Ilmu Perpustakaan untuk jenjang Sarjana (S1).
  • Universitas Padjadjaran (Unpad): Membuka program studi Ilmu Perpustakaan untuk jenjang Sarjana (S1).
  • Universitas Gadjah Mada (UGM): Memiliki program studi D4 Manajemen Informasi dan Dokumen di bawah Sekolah Vokasi.
  • Universitas Diponegoro (Undip): Terletak di Semarang, program studi ini berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Budaya.
  • Universitas Brawijaya (UB): Menyediakan program S1 Ilmu Perpustakaan di bawah Fakultas Ilmu Administrasi.
  • Universitas Sumatera Utara (USU): Berlokasi di Medan, jurusan ini merupakan salah satu prodi Ilmu Perpustakaan tertua dan terkemuka di Pulau Sumatra.
  • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): Terdapat program studi Perpustakaan dan Informasi di kampus utama Bandung.
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Berlokasi di Ciputat dan berada di bawah naungan Fakultas Adab dan Humaniora.
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ): Memiliki program studi Perpustakaan dan Sains Informasi.
  • Universitas Terbuka (UT): Menyediakan opsi kuliah jarak jauh untuk program S1 Ilmu Perpustakaan, menjadikannya pilihan yang sangat cocok bagi profesional yang sudah bekerja.

Selamat Hari Pustakawan Nasional, khususnya pustakawan di seluruh unit SIT Thariq Bin Ziyad. Mari terus dukung para pustakawan Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan merawat jendela dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1000 siswa baru telah terdaftar !