Thariq.sch.id-The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) telah merilis hasil PISA 2025. Banyak cerita menarik hasil asesmen tersebut yang bisa dijadikan bahan rujukan pelaku pendidikan dalam rangka membentuk generasi yang lebih baik. Pelaku pendidikan yang dimaksud tidak hanya sekolah atau pemerintah tapi juga keluarga dalam lingkungan yang terkecil.
Salah satunya adalah faktor dukungan keluarga yang menjadi komponen utama. Bentuk dukungan yang dimaksud bukan berarti Ayah Bunda mengajarkan langsung semua pelajaran, mengerjakan PR mereka atau mendampingi mereka dalam waktu yang lama setiap harinya tapi lebih sederhana dari itu. Ayah Bunda cukup bertanya kepada siswa : “Apa yang kamu (siswa) lakukan di sekolah hari ini ?”

Pertanyaan yang sederhana memicu anak dan orang tua berdiskusi lebih dalam tentang kesulitan apa yang mereka dapatkan atau tantangan apa yang berhasil mereka lewati pada saat belajar. Siswa akan banyak bercerita tentang hal yang mereka lalui di sekolah. Memang tidak semua siswa pandai bercerita atau suka bercerita tapi dengan bertanya berarti orang tua mengirimkan pesan kepada siswa bahwa apa yang mereka pelajari di sekolah adalah penting untuk kehidupan mereka kelak. Siswa merasa bahwa usaha dan upaya mereka dihargai oleh orang yang mereka sayangi dan itu bernama keluarga.
Baca : Hasil PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik Tipis, Matematika Masih Menjadi PR
Maka kalau dikaitkan dengan simpul A3B (Akhlak, Al-Qur’an, Akademik, dan Bahasa) yang menjadi empat simpul utama pendidikan di SIT TBZ, ketika orang tua bertanya kepada siswa maka secara tidak langsung orang tua mengirimkan pesan bahwa menjaga Akhlak itu penting, dekat dengan Al Quran itu penting dan berupaya yang terbaik dengan jujur dalam bidang akademik dan bahasa itu penting. Tanyakan pertanyaan itu secara bergantian paling tidak seminggu sekali agar anak tidak jenuh. Lengkapi dengan Doa setiap harinya agar apa yang mereka jalani kelak diberi kemudahan, agar ilmu yang mereka dapat bermanfaat dan yang terutama mendekatkan mereka pada Allah Subhanawata’ala.
Sumber : Nono Ariyandi, S.Si (Manajer Litbang LPIT TBZ)




